Mengunjungi Biara-Biara Kuno di Bumthang, Bhutan

Mengunjungi Biara-Biara Kuno di Bumthang, Bhutan

Spread the love

Biara-Biara Kuno di Bumthang, Bhutan, merupakan destinasi yang menawarkan pengalaman spiritual dan keindahan arsitektur yang mengagumkan. Bumthang, yang terletak di jantung Bhutan, dikenal sebagai “Lembah Suci” karena kekayaan situs bersejarah dan spiritualnya. Artikel ini akan membawa Anda dalam perjalanan mengeksplorasi empat biara kuno yang paling terkenal di Bumthang, mengungkap keindahan, sejarah, dan keunikan masing-masing.

Jambay Lhakhang: Warisan Spiritual Kuno

Jambay Lhakhang adalah salah satu dari 108 biara yang dibangun oleh Raja Tibet, Songtsen Gampo, pada abad ke-7. Biara ini tidak hanya penting secara spiritual tetapi juga arsitektural. Terkenal dengan festival Jambay Lhakhang Drup yang meriah, biara ini menjadi pusat perayaan dan ritual Budha di Bhutan. Festival ini adalah waktu terbaik untuk mengunjungi, di mana pengunjung dapat menyaksikan tarian-tarian sakral dan upacara yang unik, termasuk Tarian Api yang terkenal.

Sejarah Jambay Lhakhang erat kaitannya dengan upaya Raja Songtsen Gampo dalam menundukkan roh-roh jahat di Himalaya. Konon, biara ini dibangun tepat di atas jantung seorang demon wanita raksasa, menandai kemenangan kebaikan atas kejahatan. Pengunjung dapat mengagumi arsitektur kuno yang masih terjaga, termasuk chorten dan patung-patung yang menghiasi biara.

Kurjey Lhakhang: Istana Mistis di Bumthang

Kurjey Lhakhang, yang berarti “Kuil Tubuh”, adalah situs penting lain di Bumthang. Biara ini unik karena menampung jejak tubuh Guru Rinpoche yang tertanam di batu. Menurut legenda, Guru Rinpoche mengalahkan roh jahat lokal dan meninggalkan jejak tubuhnya di sini sebagai tanda kemenangan.

Biara ini dibagi menjadi tiga bagian utama, yang masing-masing dibangun pada periode yang berbeda. Bagian tertua berasal dari abad ke-17, menampilkan arsitektur khas Bhutan dengan pahatan kayu yang rumit dan fresko yang indah. Area ini juga merupakan tempat peristirahatan terakhir bagi beberapa raja Bhutan, menambah nilai historisnya.

Pengunjung bisa merasakan suasana tenang dan spiritual saat menjelajahi ruangan-ruangan di Kurjey Lhakhang. Pemandangan alam sekitar, dengan pohon cemara dan sungai yang mengalir, menambah ketenangan tempat ini.

Tamzhing Lhündrup Monastery: Pusat Pembelajaran Buddha

Tamzhing Lhündrup Monastery, didirikan oleh Terton Pema Lingpa, seorang tokoh penting dalam sejarah spiritual Bhutan. Biara ini dikenal sebagai pusat pembelajaran dan praktik ajaran Buddha di Bhutan. Arsitektur Tamzhing adalah perpaduan unik antara gaya Bhutan dan Tibet, dengan lukisan-lukisan dinding yang menggambarkan berbagai aspek kehidupan Buddha dan ajarannya.

Biara ini tidak hanya penting bagi komunitas monastik tetapi juga bagi masyarakat sekitar, sebagai pusat kegiatan budaya dan pendidikan. Festival tahunan Tamzhing Phala Choedpa diadakan di sini, menarik banyak peziarah dan pengunjung untuk menyaksikan tarian masker dan ritus yang sakral.

Kencho Sum Lhakhang: Permata Tersembunyi di Lembah

Kencho Sum Lhakhang, sering dianggap sebagai permata tersembunyi di Bumthang, adalah biara yang lebih kecil namun tak kalah penting. Dibangun pada abad ke-9, biara ini dikenal karena memiliki patung Buddha tertua di Bhutan. Meskipun lebih sederhana dibandingkan biara lainnya di Bumthang, Kencho Sum memiliki suasana yang intim dan damai, yang menjadikannya tempat yang sempurna untuk refleksi dan meditasi.

Legenda setempat mengatakan bahwa biara ini dibangun di lokasi di mana seekor burung menetaskan telurnya. Ini diinterpretasikan sebagai pertanda baik dan sejak itu, Kencho Sum Lhakhang menjadi simbol kesuburan dan kelahiran kembali. Arsitekturnya yang sederhana namun elegan, dengan latar belakang pegunungan dan lembah hijau, menjadikan tempat ini sebuah surga bagi mereka yang mencari ketenangan.

Baca Juga : Kebudayaan dan Kesenian Unik Bhutan

Kesimpulan

Perjalanan ke biara-biara kuno di Bumthang, Bhutan, adalah sebuah pengalaman yang menggabungkan spiritualitas, sejarah, dan keindahan alam. Setiap biara memiliki ceritanya sendiri, arsitektur yang memukau, dan peran unik dalam budaya dan sejarah Bhutan. Bagi mereka yang mencari kedamaian, keajaiban arsitektur, atau sekadar ingin mempelajari lebih dalam tentang Budha dan Bhutan, Bumthang menawarkan semua itu dan lebih lagi. Perjalanan ini bukan hanya sebuah kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, tetapi juga perjalanan batin yang memberikan wawasan dan ketenangan.

One thought on “Mengunjungi Biara-Biara Kuno di Bumthang, Bhutan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *