Belanda Menemukan Desa Tersembunyi dan Eksotis

Belanda: Menemukan Desa Tersembunyi dan Eksotis

Spread the love

Belanda dikenal dengan kota-kota besar seperti Amsterdam dan Rotterdam, namun daya tarik sebenarnya sering kali terletak di desa-desa tersembunyi dan eksotis yang tersebar di seluruh negeri. Dari desa nelayan yang tenang hingga permukiman bersejarah dengan kanal-kanal indah, Belanda menyimpan keajaiban tersembunyi yang menanti untuk ditemukan.

Giethoorn: Venice of the North

Giethoorn, sering dijuluki “Venice of the North”, adalah desa yang terletak di provinsi Overijssel. Terkenal dengan kanal-kanalnya yang menawan, desa ini hampir bebas dari lalu lintas mobil. Pengunjung dapat mengeksplorasi desa ini melalui perahu atau berjalan kaki di sepanjang jalur setapak yang indah.

Eksplorasi Perairan

Di Giethoorn, pengunjung dapat menyewa perahu untuk menjelajahi kanal-kanal. Pemandangan desa dari air adalah pengalaman yang tak terlupakan, dengan rumah-rumah tradisional beratap jerami yang bertebaran di sepanjang tepian kanal.

Kehidupan Desa yang Tenang

Giethoorn menawarkan kesempatan unik untuk menikmati kehidupan desa yang tenang. Pengunjung dapat menikmati santapan di salah satu restoran tepi kanal atau mengunjungi museum lokal untuk mempelajari lebih lanjut tentang sejarah dan budaya desa.

Zaanse Schans: Masa Lalu Industri Belanda

Zaanse Schans, terletak di utara Amsterdam, adalah kawasan pelestarian sejarah dan salah satu destinasi wisata paling populer di Belanda. Kawasan ini terkenal dengan kincir angin bersejarahnya, yang pernah digunakan untuk menggiling rempah, memproduksi minyak, dan berbagai keperluan industri lainnya.

Kincir Angin dan Warisan Industri

Di Zaanse Schans, pengunjung dapat melihat kincir angin yang masih berfungsi dan mempelajari tentang peran penting mereka dalam sejarah industri Belanda. Beberapa kincir angin bahkan terbuka untuk umum, memungkinkan pengunjung untuk melihat dari dekat bagian dalamnya.

Pengalaman Budaya Tradisional

Selain kincir angin, Zaanse Schans juga menawarkan museum, bengkel kerajinan, dan demonstrasi membuat keju dan klompen (sepatu kayu tradisional Belanda), memberikan pengalaman kultural yang kaya.

Thorn: Kota Putih yang Menawan

Thorn, dikenal sebagai ‘kota putih’, adalah desa kecil di Limburg yang terkenal dengan bangunan-bangunan bersejarahnya yang dicat putih. Kota ini memiliki sejarah yang kaya sebagai sebuah abbey independen dan sekarang merupakan tujuan wisata yang populer.

Jalan-Jalan Menelusuri Sejarah

Berjalan-jalan di Thorn adalah seperti melangkah kembali dalam waktu. Jalan-jalan bercobblestone dan bangunan-bangunan putih memberikan suasana yang unik dan fotogenik, sempurna untuk mereka yang mencari keindahan yang tenang dan sejarah yang hidup.

Baca Juga : Hutan-hutan Ukraina: Misteri Alam yang Menenangkan

Museum dan Gereja Bersejarah

Thorn juga rumah bagi museum dan gereja bersejarah yang menawarkan pandangan ke dalam sejarah kaya dan kehidupan monastik di masa lalu.

  • Ouddorp: Pantai Pasir dan Alam

Ouddorp, terletak di Goeree-Overflakkee, menawarkan pantai pasir yang luas dan alam yang belum terjamah

  • Pantai dan Aktivitas Luar Ruang

Pantai di Ouddorp sempurna untuk berjalan-jalan santai, berjemur, atau menikmati aktivitas air. Area sekitarnya juga menawarkan jalur sepeda dan jalur hiking, membuatnya menjadi destinasi ideal bagi penggemar alam.

  • Pengalaman Desa Pesisir

Ouddorp mempertahankan suasana desa pesisir yang asli. Pengunjung dapat menikmati makanan laut segar di restoran lokal dan mengunjungi pasar-pasar desa untuk mencicipi produk lokal.

Kesimpulan

Desa-desa tersembunyi di Belanda menawarkan pengalaman yang berbeda dari hiruk pikuk kota besar. Dari kanal-kanal yang tenang di Giethoorn hingga pantai pasir di Ouddorp, setiap desa memiliki pesonanya sendiri. Menjelajahi desa-desa ini memberikan kesempatan untuk merasakan keindahan, sejarah, dan budaya yang kaya dari Belanda.

One thought on “Belanda: Menemukan Desa Tersembunyi dan Eksotis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *